Rambutan

Nephelium lappaceum

Pohon buah tropis yang tingginya bisa mencapai 25 meter, dengan tajuk yang padat dan melebar. Ciri khas utamanya adalah buah buni berbentuk bulat telur dengan kulit yang ditutupi 'rambut' lunak yang berwarna merah atau kuning. Daging buahnya (aril) berwarna putih transparan, berair, dan rasanya bervariasi dari manis hingga manis asam, tergantung kultivarnya (misalnya Binjai atau Rapiah). Rambutan memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai buah musiman tropis.
Nama LatinNephelium lappaceum
Nama FamiliSapindaceae
Distribusi AsliAsia Tenggara Maritim, dengan pusat keragaman tinggi di Indonesia (Sumatera dan Kalimantan) dan Semenanjung Malaya (Malaysia dan Thailand)
Ruang Tumbuh OptimalTumbuh optimal di dataran rendah hingga ketinggian 300–500 mdpl. Pohon ini memerlukan sinar matahari penuh dan curah hujan yang cukup tinggi (1.500–2.500 mm/tahun) dan merata sepanjang tahun. Tanah yang ideal adalah tanah yang subur, gembur, dan berdrainase baik.
PemanfaatanBuahnya dikonsumsi segar. Daging buahnya diolah menjadi jeli, sirup, atau dikalengkan. Kulit buah, daun, akar, dan biji Rambutan mengandung senyawa saponin, tanin, dan flavonoid. Bagian-bagian ini digunakan secara tradisional untuk mengobati diare, demam, dan diabetes (kulit buah dan biji). Biji rambutan juga dapat diolah menjadi tepung. Kayunya digunakan untuk bahan bangunan dan perabotan, dan daunnya sering digunakan untuk mewarnai sutra.

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!